Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

  • Bagikan FB
  • Kontributor
  • Komentar0

Sajam yang Dipakai untuk Menusuk Anggota TNI AD di Jakarta Utara Sudah Ditemukan

 

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan (kedua kiri) bersama Dirreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Tubagus Ade (kedua kanan) saat pengungkapan kasus penembakan yang terjadi di Exit Tol Bintaro, di Polda Metro Jaya, Selasa (30/11/2021).(KOMPAS.com/ Tria Sutrisna)


JAKARTA, KOMPAS.com - Barang bukti berupa senjata tajam yang dipakai untuk menusuk anggota Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) di kawasan Waduk Pluit, Jakarta Utara, sudah ditemukan. "Sudah, sudah (ditemukan)," ujar Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Komisaris Besar (Pol) Tubagus Ade Hidayat dalam rekaman suara yang diterima, Minggu (23/1/2022). Tubagus mengatakan, pelaku sendiri yang telah menunjukkan barang bukti itu. "Iya, ditunjukkan di mana disimpannya. Sudah dikuasai penyidik, sudah ya," ujar Tubagus. Sebelumnya, Kapolres Metro Jakarta Utara Komisaris Besar (Pol) Wibowo mengatakan, berdasarkan informasi dari pelaku, barang bukti itu telah dibuang. "Barang bukti sekarang masih dalam pencarian, karena setelah melakukan penganiayaan, informasi pelaku membuang barang buktinya dan masih kami cari di lapangan," kata Wibowo, di Mapolres Jakarta Utara, Rabu (19/1/2022).

Pelaku utama kasus penusukan itu telah ditangkap pada Selasa (18/1/2022) malam. Wibowo mengatakan, setelah sempat melarikan diri, pelaku berinisial B ditangkap di daerah Muara Baru, Penjaringan. Pelaku merupakan penjaga kapal di dermaga kawasan Muara Baru. Saat ditangkap, B sedang bekerja dan tidak melawan. Polisi menetapkan enam tersangka kasus pengeroyokan terhadap anggota TNI AD berinisial S (23) dan dua warga sipil. Tubagus menyebutkan, tiga tersangka telah ditahan, sedangkan tiga lainnya buron dan masuk daftar pencarian orang (DPO). Berdasarkan keterangan saksi, terduga pelaku pengeroyokan kemungkinan berjumlah delapan orang. Tubagus memastikan, seluruh terduga pelaku merupakan masyarakat sipil.

Kronologi Peristiwa pengeroyokan terhadap S terjadi pada Minggu (16/1/2022), pukul 03.06 WIB. S tewas setelah ditusuk. Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar (Pol) Endra Zulpan menjelaskan, kejadian bermula ketika empat terduga pelaku datang dengan berboncengan dua sepeda motor ke lokasi kejadian. "Pelaku turun dan mendatangi para saksi satu per satu menanyakan 'apakah kamu orang Kupang', kemudian saksi menjawab bukan," ujar Zulpan, dalam keterangan pers, Senin (17/1/2022). Namun, korban tak menjawab pertanyaan pelaku hingga terjadi cekcok. Para pelaku lantas mengeroyok korban dengan mencekik dan menyerang menggunakan senjata tajam hingga S tersungkur. "Satu pelaku mencekik leher korban sambil memegang tangannya," ungkap Zulpan.

"Kemudian salah satu pelaku menusuk korban menggunakan senjata tajam sebanyak dua kali hingga korban tersungkur," tutur dia. Setelah itu, kata Zulpan, pelaku menyerang dua warga sipil yang berusaha melerai pengeroyokan. Akibatnya, satu orang mengalami luka di dada sebelah kanan dan punggung. Satu orang lainnya terluka di bagian tangan. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Sajam yang Dipakai untuk Menusuk Anggota TNI AD di Jakarta Utara Sudah Ditemukan", Klik untuk baca: https://megapolitan.kompas.com/read/2022/01/23/20034871/sajam-yang-dipakai-untuk-menusuk-anggota-tni-ad-di-jakarta-utara-sudah?page=all.
Penulis : Nirmala Maulana Achmad
Editor : Dani Prabowo

BERITA TERKAIT